Rabu, 06 Juni 2012

Ekonomi Pendidikan

Manusia pada dasarnya memiliki sifat ingin mencapai kemakuran dalam kehidupannya. Kemakmuran merupakan tercapainya seluruh kebutuhan manusia baik materil maupun spiritual. Kebutuhan mencerminkan perasaan kekurangan dalam diri manusia, dan kebuhan itu sangat alami dan naluriah dalam diri manusia.


Sesuai dengan tolak ukurnya masing-masing, kebutuhan itu dapat diklasifikasikan menjadi :
1) kebutuhan menurut intensitas kegunaan,
2) kebutuhan menurut sifat,
3) kebutuhan menurut waktu,
4) kebutuhan menurut subyek yang dibutuhkan.


Hal-hal yang mempengaruhi kebutuhan adalah :
1) keadaan alam,
2) peradaban,
3) agama ,
4) istiadat.


Benda pemuas kebutuhan dapat berwujud ( barang ) dan tidak berwujud ( jasa). Benda pemuas kebutuhan dapat diklasifikasikan menjadi :
1) benda pemuas kebutuhan menurut cara memperolehnya,
2) benda pemuas kebutuhan menurut kegunaan ,
3) benda kebutuhan menurut proses pembuatan,
4) benda kebutuhan menurut hubungan dengan benda lain.


Kegunaan benda pemuas kebutuhan dapat dimanipulasi dengan cara meningkatkan nilai guna ( utility ) dari benda tersebut . Manusia sebagai makhluk ekonomi ( homo economicus ) menusia memiliki 3 hal penting dalam dirinya yaitu : penalaran, kepentingan dan informasi.
Manusia yang berhasil dalam hidupnya adalah manusia yang sanggup menyelaraskan perannya sebagai manusia homo economicus, homo socious, homo politicus, dan homo religius.


Ilmu ekonomi
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara-cara yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas menggunakan sumber daya yang terbatas. Sumber daya yang terbatas yang disebut juga dengan faktor-faktor produksi terdiri dari tanah, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan.


Semua faktor produksi ini terbatas jumlahnya, dan keterbatasan faktor-faktor produksi ini dinamakan dengan kelangkaan ( scarcity). Penyebab kelangkaan adalah kelangkaan benda pemuas kebutuhan itu terjadi antara lain karena keterbatasan persedian sumber daya alam, keterbatasan kemampuan manusia untuk mengelola alam, keserakahan manusia seperti penebangan hutan secara liar, meningkatnya kebutuhan manusia lebih cepat dari kemampuan untuk menghasilkan, dan belum ditemukannya sumber daya baru.


Ilmu ekonomi secara umum dapat dibagi dua kelompok besar, kedua kelompok tersebut saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Pertama ekonomi mikro adalah ilmu yang memperlajari pasar dan hubungan antarpelaku ekonomi secara individu. Kedua, ekonomi makro adalah ilmu ekonomi yang mempelajari hubungan antarpelaku ekonomi dalam konteks lebih luas lagi ( agregat ), yaitu Negara. Mikro dan makro berasal dari bahasa Yunani, mikro asal kata micros artinya kecil, sedang makro asal kata makros artinya luas.


Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro dapat dilihat dari konteks pembahasan permasalahan ekonomi yang dipelajari. Ekonomi mikro membahas faktor – factor yang mempengaruhi harga dan kuantitas barang atau jasa di pasar, serta segala hal yang berkaitan dengan pasar tersebut, misalnya banyak tenaga kerja yang dibutuhkan pada suatu industri, mengapa suatu barang menjadi naik atau turun, berapa besar pengaruh penemuan atau teknologi, serta pengaruh subsidi dan pajak pemerintah.


Ekonomi makro justru membahas hal-hal yang lebih luas lagi cakupannya. Bahasan ekonomi makro antara lain, berapa besar pengangguran sebuah negara , produksi dan konsumsi nasional, serta inflansi, dan gejolak-gejolak perekonomian secara nasional.Oconomos secara termilogiy, bagi orang Yunani bukan sekedar atau diartikan pengelolahan rumah tangga, bahkan pengelolahan yang lebih besar yang juga dapat digunakan untuk pengelolahan organisasi atau lembaga.


Menurut pakar ekonomi Prof. Samuelson defenisi ekonomi adalah " Economic is the study of how men and society choose, with or without the use of money to emply scarce productive resource ti produce varius commodities over time and distribute them for consumption, now and in the future, among vatious people and groups in society. In essence then economics in study of the production and distribution of alla scarces whether physical goods or intangible service that individual desire. The key word are ( 1) scarcity and (2) desirability that is, economies is concerened only with resources that are available in limited quantities (and that includes virtually every good and service )"


Ekonomi sebagai studi mengenai bagaimana cara manusia sampai kepada pilihan ( dengan atau tanpa uang ) untuk memperkerjakan atau mengali sumber-sumber produksi langka yang menggunakan sumber-sumber alternative untuk menghasilkan bermacam-macam barang dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi baik masa sekarang atau masa yang akan datang.


Selain itu ilmu ekonomi adalah mengenai perilaku manusia yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan untuk mendapatkan uang dan membelanjakannya supaya bertambah dan memberikan keuntungan. Dalam Islam tekenal dengan istilah ekonomi islam artinya ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai Islam.
Ekonomi pendidikan adalah The economics of edication is the study how men and society choose, with or without the us money. To employ scaource productive resource to produce various types of training, the development of knowlodge, skill, mind, character, and so fath especially bay formal schooling over time and to distribute them, now and ind the facture, among various peopke dan graups in society. In essence, then the economice of education in concerned with ( 1) the process by which education is produced : (2) the distribution of education among competing groups and individuals : (3) question regarding how much should be spent by society ( or any of its component individuals) an education activites, and tyepes of educational activities should be selected.


Pengertian ekonomi pendidikan ialah suatu studi tentang bagaimana sekompok orang dari masyarakat melakukan pilihan dalam memanfaatkan atau tanpa menggunakan uang untuk mendapatkan sumber produktif untuk melaksanakan bermacam-macam pelatihan untuk pengembangan pengetahuan skill, pembentukan karakter ( tingka laku ) sehingga kegiatannya secara khusus sama dengan sekolah formal setiap waktu, dan untuk mendiskusikannya kini dan masa yang akan datang diantara individu dan kekompok-kelompok masyarakat khususnya, karena ekonomi pendidikan adalah:
(1) melalui pendidikan menghasilkan produk,
(2) Distribusi dari pendidikan diantara kelompok-kelompok dengan individu,
(3) Permasalahn ( pertanyaan ) yang berdasarkan seberapa banyak masyarakat atau individu-individu yang harus dilatih dalam pelatihan, dan tipe – tipe dalam pendidikan atau yang mendesak harus dipilih.


Jadi pengertian ekonomi pendidikan adalah suatu studi mengenai bagaiman sekelompok orang dari masyarakat melakukan pilihan untuk memanfaatkan sumber-sumber daya produktif sebagai komonitas yang bernilai lebih. Selanjutnya mendistribusikan sebagai bahan konsumsi, baik untuk waktu sekarang maupun masa yang akan datang berlangsung diantara berbagai masyarakat kelompok atau individu dalam masyarakat.


Masalah-masalah ekonomi yang muncul karena adanya kelangkaan ( scarcity) yang berarti sumber daya yang ada terbatas guna memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas. Guna untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan keinginan yang tidak terbatas sebagai akibat dari adanya sumber daya yang terbatas , manusia dihadapi masyarakat pada suatu perekonomian.


Masalah –masalah tersebut terbagi atas :
1) barang dan jasa apa yang harus diproduksi,
2) Bagaimana cara memproduksi barang dan jasa tersebut? ,
3) untuk siapakah barang dan jasa tersebut diproduksi ?
Pelaku-pelaku ekonomi dapat dikelompokkan menjadi:
1) rumah tangga konsumsi ( konsumen ),
2) rumah tangga produksi ( perusahaan ),
3) rumah tangga negera ( pemerintah ),
4) masyarakat luar negeri.


Hubungan timbal balik antar pelaku ekonomi dapat diidentifikasikan sebagai arus uang dan barang. Hubungan ini disebut juga arus lingkaran kegiatan ekonomi ( circular flow oconomic activity ).


Sistem ekonomi adalah suatu susunan dari unsur-unsur ekonomi yang saling berhubungan dan bekerja secara bersama-sama sebagai suatu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem ekonomi yang berlaku di dunia ada empat macam yaitu :
1) sistem ekonomi tradisional;
2) sistem ekonomi komando,
3) sistem ekonomi pasar,
4) sistem ekonomi campuran.

0 komentar:

Poskan Komentar