Senin, 19 Desember 2011

Segmentasi Pasar


            Segmentasi adalah cara membagi pasar berdasarkan variabel-variabel  tertentu seperti  geografi,  demografi,  psikologi,  perilaku dan pada akhirnya ke variabel terkecil, yaitu individu. Segmentasi secara berkesinambungan menjadi hal yang sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk dapat terus memenuhi kebutuhan (need) dan keinginan (want) pasar yang selalu berubah-ubah. Kesalahan pemilihan  tempat  untuk  meluncurkan  suatu  produk  atau  untuk membuka  usaha  seringkali  menjadi  kendala  perusahaan  dalam meraih sebuah kesuksesan yang diinginkan.

            Dalam hal ini, bukan berarti produk atau usahanya yang kurang baik,  tetapi  analisis  segmentasi  pasarlah  yang  harus  dievaluasi kembali.  Sekarang  ini  kita  tidak  bisa  lagi  mengambil  resiko mengeluarkan  produk  secara  bebas  dengan  tanpa  melakukan segmentasi pasar. Pada  zaman  dahulu,  para  pedagang melakukan segmentasi secara  sederhana,  yaitu  dengan  menjual  dagangannya  kedaerah  terdekat  atau  ke  daerah  lain yang  sekiranya tidak  dapat memproduksi  barang  yang  mereka  dagangkan.  Lebih  jauh  lagi, para  pedagang  melihat  potensi  daerah  yang  akan  dikunjungi. Seperti  halnya  para  pedagang Indonesia yang  menjual  rempah-rempah  ke  daerah  yang  tidak  dapat  memberikan  hasil  bumi. Atau  para  pedagang  dari  negeri  Cina  yang  menjual  keramik pada daerah-daerah yang tidak mempunyai  keterampilan dalam membuat keramik.
            Pembagian pasar berdasarkan faktor geografis seperti di atas meliputi wilayah, kota, provinsi atau negara. Terlebih lagi dengan adanya otonomi daerah yang telah diberlakukan di Indonesia akan menjadi  dasar dalam proses  segmentasi. Sedangkan pembagian secara  demografi,  dilihat  berdasarkan  jenis  kelamin  (gender), usia, tingkat pendidikan, pekerjaan dan agama. Dua hal tersebut dikelompokkan  dalam static-atribut  segmentation. Karena  pada dasarnya hal tersebut  di  atas bersifat statis dan cenderung tidak berubah. Dari segi psikologis, yang harus diperhatikan adalah kebiasaan, gaya  hidup,  dan personality (karakter).  Berlawanan  hal  yang dijelaskan  sebelumnya,  faktor  psikologi  ini  adalah  faktor  yang dinamis  dan selalu berubah. Kadang orang sulit untuk menduga apa yang  akan  menjadi  definisi dari gaya  hidup di suatu daerah tertentu.  Dengan  sifatnya  yang  selalu  berubah,  segmentasi  ini dikenal sebagai dynamic-atribute segmentation.

Point of View
            Segmentasi adalah kegiatan yang tidak mempunyai batasan. Semakin  kreatif  kita  melihat pasar maka akan  kita sadari bahwa masih banyak segmen yang belum tersentuh. Kreativitas menjadi kunci  dalam  melihat  pasar  dari  sisi  yang  tidak  terbayangkan sebelumnya oleh pesaing. Segmentasi  terkecil  yang  dapat  dilakukan  adalah individual segmentation. Segmentasi ini merupakan segmentasi pasar secara individu atau lebih bersifat pribadi (segment of one). Pemenuhan kebutuhan setiap orang yang berbeda-beda melahirkan berbagai peluang dalam  menjalankan  usaha  atau  dalam  meluncurkan sebuah produk. Pengetahuan akan segmentasi pasar yang sudah ada  merupakan  langkah  awal  para pemain  baru  sebelum  terjun dalam  persaingan  pasar,  sehingga  ia  dapat  mempelajari  pasar yang ada dan kembali melakukan proses segmentasi yang lebih mendalam.
            Saat ini, pemikiran masyarakat semakin berkembang sehingga mereka  semakin  pintar  dalam  memilih  suatu  produk. Untuk  itu sebuah perusahaan tidak cukup hanya dengan melakukan proses segmentasi, tetapi lebih keidentifiying (identifikasi) pasar. Dengan melakukan  identifikasi  pasar,  diharapkan  sebuah  perusahaan akan  mampu  melakukan  pemahaman  yang  lebih  mendalam pada masing-masing pelanggan yang dimiliki. Dengan demikian perusahaan tidak lagi membagi pasar ke dalam ceruk-ceruk pasar tertentu seperti yang dilakukan pada saat menyegmentasi. Salah  satu  alasan dari  kegagalan  sebuah  perusahaan dalam persaingan  global  adalah  kurangnya  ketepatan  mereka  dalam melakukan proses segmentasi
---------------------------------------------

0 komentar:

Poskan Komentar